Qatar Akan Beri Gaza Bantuan Darurat Senilai 9 Juta Dolar

10 February 2018, 17:52.
Foto: Mohammed Asad/Middle East Monitor

Foto: Mohammed Asad/Middle East Monitor

LONDON, Sabtu (Middle East Monitor): Ketua komite nasional Qatar untuk rekonstruksi Gaza, Duta Besar Mohammed Al-Emadi, menyatakan pada Kamis (8/2) lalu bahwa Emir Qatar telah memberikan instruksi untuk memberikan bantuan darurat kepada Jalur Gaza yang terblokade senilai 9 juta dolar. “Ini akan menolong (warga Palestina) di Gaza di tengah-tengah kondisi kemanusiaan yang buruk akibat kekurangan obat-obatan, bahan bakar rumah sakit dan bahan makanan dasar,” ungkapnya.

Duta besar menjelaskan bahwa ia akan mengunjungi wilayah-wilayah Palestina terjajah akhir bulan ini untuk mengimplementasikan instruksi tersebut dan mengkoordinir mekanisme pendistribusian dana Qatar. “Bantuan tersebut terutama untuk mendukung sektor kesehatan dengan menyediakan dan membeli obat-obatan, perlengkapan medis dan bahan bakar yang diperlukan untuk mengoperasikan generator listrik di rumah-rumah sakit, selain memberikan bahan makanan dasar,” tambahnya. Saat berkunjung ke Gaza, Duta Besar Al-Emadi juga akan meresmikan proyek-proyek yang diimplementasikan oleh Komite Qatar.

Sebelumnya pada Kamis (8/2) sore, Emir Qatar Syaikh Tamim Bin Hamad Al-Thani berbicara melalui telepon dengan Ketua Biro Politik Hamas, Ismail Haniyah. Qatari News Agency memberitakan, Syaikh Tamim melalui telepon diberi laporan singkat mengenai kondisi kemanusiaan kritis rakyat di Gaza yang terblokade dan mengenai kekurangan bahan bakar yang mengakibatkan penutupan sejumlah rumah sakit, serta klinik di kawasan tersebut.

Emir menekankan pada pemimpin Hamas itu bahwa Doha melanjutkan dukungan terhadap rakyat Palestina dan proyek-proyek rekonstruksi di Gaza. Ini merupakan kontak pertama antara Syaikh Tamim dan Haniyah sejak Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) memasukkan Ismail Haniyah dalam “daftar hitam teroris” pada akhir Januari lalu.

Selama beberapa tahun, Qatar telah mengimplementasikan proyek-proyek untuk merehabilitasi infrastruktur dan jalan-jalan di Gaza, serta proyek-proyek lainnya dengan biaya hampir setengah miliar dolar AS. Jalur Gaza, dimana lebih dari dua juta warga Palestina tinggal, menderita akibat kondisi buruk yang disebabkan blokade ‘Israel’ selama 11 tahun dan mandeknya proses rekonsiliasi antara Fatah dan Hamas.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Krisis Obat di Gaza, Bayi Usia Empat Hari Meninggal Dunia
Hamas: ‘Aksi Ahmad Jarrar Catat Sejarah Baru Perlawanan’ »