Pejabat Senior Fatah: ‘Abbas Tak Inginkan Rekonsiliasi dengan Hamas’
16 February 2018, 20:35.

Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas menyampaikan pidato di kantor Perdana Menteri Mukataa di Tepi Barat pada 30 November 2016. Foto: Issam Rimawi/Anadolu Agency
LONDON, Jum’at (Middle East Monitor): Seorang anggota senior Fatah dan mantan Menteri Kehakiman Otoritas Palestina Fraih Abu Middain, Rabu (14/2) lalu, menyatakan Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas tidak benar-benar menginginkan rekonsiliasi dengan Hamas. Menurut Abu Middain, pemimpin Otoritas Palestina itu mengatakan padanya bahwa, “Hamas harus mengerti bahwa mereka harus menyerahkan semuanya, termasuk pemerintah, kekuasaan, uang dan senjata kalau ingin rekonsiliasi.”
Ketika ditanya mengenai pemotongan gaji karyawan Otoritas Palestina di Jalur Gaza, Abbas menjawab, “Saya tidak akan mencabut tindakan hukuman dan tidak akan menawarkan inisiatif apapun hingga syarat-syarat yang disebutkan di atas (dipenuhi).”
Presiden Otoritas Palestina itu menunjuk cincin di jarinya, jelas Abu Middain, dan mengatakan, “Gaza harus berada di tangan saya seperti cincin di jari saya ini, jika tidak maka saya tidak akan mematuhi rekonsiliasi.”
Ia mengatakan bahwa Abbas akan meneruskan langkah hukumannya terhadap Gaza dan ini semua adalah bagian dari manuver yang sama yang dimulai oleh Presiden AS Donald Trump – yang tidak menyertakan Baitul Maqdis di meja perundingan.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
