Komite Islam-Kristen Kecam Proyek Pembangunan di Dekat Masjidil Aqsha
16 February 2018, 21:44.

Pengerjaan konstruksi di permukiman ilegal Yahudi. Foto: Mahfouz Abu Turk/Apaimages
LONDON, Jum’at (Middle East Monitor): Komite Tinggi Islam-Kristen di Baitul Maqdis, Rabu (14/2) lalu, memperingatkan bahwa proyek permukiman ilegal baru yang sedang dibangun di dekat tembok barat Al-Haram Asy-Syarif Al-Aqsha adalah bukti jelas dari rencana “Yahudisasi” ‘Israel’ terhadap identitas kota suci Arab, Islam dan Kristen itu.
Kantor berita Safa memberitakan, Ketua Komite Hanna Issa meminta seluruh negara yang mencintai perdamaian untuk memberikan “dukungan serius” terhadap kota tersebut. Pemimpin Kristen, yang tinggal di Baitul Maqdis, menyerukan dunia untuk mengakui kota tersebut sebagai ibukota agama dan ibukota Palestina.
Ini, katanya, akan membantu mengendalikan otoritas penjajah ‘Israel’, yang sedang berupaya memaksakan visi mereka sendiri di kota tersebut, termasuk pembangunan kuil Yahudi di atas puing Masjidil Aqsha (penjajah Zionis berambisi menghancurkan Masjidil Aqsha, lalu membangun kuil Yahudi di atasnya-red). Proyek museum terbaru di dekat Tembok Buraq, tambah Issa, merupakan bagian dari rencana tersebut.
Pejabat senior itu menunjukkan bahwa, berdasarkan hukum internasional, kota Baitul Maqdis adalah wilayah terjajah dan semua pekerjaan pembangunan seperti yang dilakukan oleh ‘Israel’ itu ilegal.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
