Pemukim Ilegal Yahudi Teror Anak-anak Palestina yang Hendak ke Sekolah

12 September 2018, 13:17.

LONDON, Rabu (Middle East Monitor): Seorang pemukim ilegal Yahudi terekam mengintimidasi anak-anak Palestina saat mereka dalam perjalanan menuju sekolah pada Ahad (9/9) lalu. Anak- anak Palestina sedang berjalan dari Tuba ke sekolah terdekat di At-Tuwani, di bagian paling selatan Al-Khalil, Tepi Barat terjajah, ketika insiden itu terjadi.

Si pemukim ilegal Yahudi, yang tinggal di permukiman ilegal Havat Maon, terlihat menghalangi jalan dengan mobilnya dan mengatakan pada anak-anak –yang ditemani oleh para relawan internasional dari Operation Dove– bahwa mereka tidak boleh melewati mobilnya hingga para serdadu Zionis tiba di tempat kejadian.

Si pemukim ilegal Yahudi lantas mulai merekam anak-anak dan para relawan saat mereka melanjutkan perjalanan mereka, dan kemudian mengemudikan kendaraannya tepat ke arah anak-anak, menghalangi jalan mereka. Ketika ia keluar dari kendaraannya, ia memanggil serdadu Zionis yang ada di dekat tempat kejadian dan menyerang anak-anak yang berupaya melewati mobilnya, kemudian meneriaki anak-anak itu.

Sehari sebelum kejadian ini, gerombolan pemukim ilegal Yahudi dari Havat Maon terekam memasuki kebun zaitun warga Palestina di Humra Valley, kemudian menebang delapan pohon zaitun.

Havat Maon yang dihuni oleh sejumlah pemukim ilegal Yahudi paling ekstrem di Tepi Barat itu didirikan pada 2001 di atas tanah warga Palestina. Pada 2003, warga Palestina yang tinggal di sekitarnya meninggalkan tanah mereka akibat serangan terus menerus oleh para pemukim ilegal Yahudi Havat Maon, dan perluasan permukiman ilegal itu.

Akibat tingginya frekuensi serangan terhadap anak-anak sekolah Palestina, para relawan internasional dari berbagai organisasi termasuk Operation Dove mendampingi anak-anak ke sekolah.

Kekerasan yang dilakukan pemukim ilegal Yahudi terhadap warga Palestina adalah hal yang biasa terjadi di seluruh Tepi Barat terjajah, termasuk Baitul Maqdis Timur, dimana sekitar 600.000 pemukim ilegal Yahudi tinggal di lebih dari 200 permukiman ilegal. Permukiman-permukiman ilegal itu permanen dan didirikan di tanah Palestina terjajah dengan melanggar hukum. Mereka sekarang ini meliputi sekitar 42 persen dari Tepi Barat, menyingkirkan masyarakat Palestina dan mengakibatkan warga Palestina kehilangan akses ke tanah mereka sendiri. Berdasarkan hukum internasional, seluruh permukiman Yahudi ‘Israel’ yang dibangun di Palestina terjajah melanggar hukum, dan bisa dikategorikan kejahatan perang.

Antara Januari dan April 2018, Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (UN OCHA)  mendokumentasikan 84 insiden kekerasan pemukim ilegal Yahudi, 27 di antaranya menimbulkan korban dari warga Palestina, dan 57 di antaranya mengakibatkan kerusakan atas properti warga Palestina. Jumlah ini meningkat 50 persen dari tahun 2017.

Para pemukim ilegal Yahudi biasanya menyerang warga Palestina secara berkelompok, dan serangan sering berupa lemparan batu dan kekerasan fisik lainnya, membakar lahan pertanian dan pohon, serta perusakan kendaraan dan properti lainnya. Tak jarang pula, para pemukim ilegal Yahudi melakukan tindakan kekerasan ekstrem terhadap warga Palestina, termasuk penggunaan amunisi tajam dan bahan peledak. Pada 2015, bayi berusia 18 bulan Ali Dawabsheh dan orangtuanya dibakar hingga mati setelah para pemukim ilegal Yahudi membakar rumah mereka di desa Douma, bagian utara Tepi Barat terjajah.

Penjajah Zionis secara konsisten melindungi kekerasan yang dilakukan para pemukim ilegal Yahudi. Sejak 2005, sekitar 82 persen investigasi atas pelanggaran yang bermotif ideologis terhadap warga Palestina telah ditutup karena kegagalan serdadu Zionis. Hanya 8,1 persen dari penyelidikan mengarah pada dakwaan. Ketika menyaksikan kekerasan yang dilakukan para pemukim ilegal Yahudi seringkali para serdadu Zionis justru berpartisipasi dalam kekerasan tersebut.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Anak-anak Palestina diteror oleh seorang pemukim ilegal Yahudi saat mereka dalam perjalanan menuju sekolah. Sumber: Sawsan Bastawy

Anak-anak Palestina diteror oleh seorang pemukim ilegal Yahudi saat mereka dalam perjalanan menuju sekolah. Sumber: Sawsan Bastawy

Anak-anak Palestina diteror oleh seorang pemukim ilegal Yahudi saat mereka dalam perjalanan menuju sekolah. Sumber: Sawsan Bastawy

Anak-anak Palestina diteror oleh seorang pemukim ilegal Yahudi saat mereka dalam perjalanan menuju sekolah. Sumber: Sawsan Bastawy

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Gerombolan Serdadu Zionis Serang Siswa di Sekolah dengan Bom Gas Airmata, Granat Kejut
Angka Melek Aksara Palestina Salah Satu yang Tertinggi di Dunia »