Angka Melek Aksara Palestina Salah Satu yang Tertinggi di Dunia

12 September 2018, 22:48.
Foto: AFP

Foto: AFP

PALESTINA TERJAJAH, Rabu (Middle East Eye): Terlepas dari ketatnya pos pemeriksaan, tembok pemisah dan perang, angka buta aksara warga Palestina turun 10 persen dalam satu dekade. Palestina ada di antara negara-negara dengan angka melek aksara tertinggi di dunia. Hanya 3,3 persen warga Palestina usia 15 ke atas di Tepi Barat dan Jalur Gaza yang tidak bisa membaca. Ini berdasarkan laporan Biro Pusat Statistik Palestina yang dirilis pekan lalu.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa angka buta aksara di Palestina turun 10 persen selama sepuluh tahun terakhir. Ini menjadikan Palestina sebagai salah satu negara dengan angka buta aksara terendah di dunia – yang rata-rata memiliki angka buta aksara 13,8 persen di kelompok usia yang sama. Sebagai perbandingan, negara-negara Arab, berdasarkan statistik yang sama pada 2016, memiliki angka buta aksara 24,8 persen.

Tingginya angka melek aksara itu berhasil dicapai kendati banyak kesulitan yang harus dihadapi ribuan siswa Palestina untuk bisa sampai ke sekolah mereka di Tepi Barat. Antara lain, harus melewati pos-pos pemeriksaan militer atau tembok pemisah yang memisahkan kampung halaman dari sekolah mereka.

Belum lagi akibat serangan-serangan ‘Israel’ ke Jalur Gaza, para siswa Palestina harus belajar di ruang kelas yang hancur akibat gempuran bom dan di atas puing-puing.

Menurut laporan tersebut, kaum muda antara usia 15 dan 29 memiliki angka melek aksara tertinggi, sementara lebih dari 30 persen warga Palestina yang buta aksara adalah usia 65 ke atas.

Kaum muda Palestina yang tinggal di Jericho dan Lembah Yordan memiliki angka buta aksara tertinggi, diikuti oleh mereka yang tinggal di Tubas, dekat kota Nablus di timur laut Tepi Barat. Angka terendah di Baitul Maqdis dan Jalur Gaza.* (Middle East Eye | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Pemukim Ilegal Yahudi Teror Anak-anak Palestina yang Hendak ke Sekolah
Krisis Bahan Bakar, Rumah Sakit di Gaza Terancam Tak Beroperasi »