Mantan Tawanan Wanita Palestina Ungkap Kisah Pilu Momen Idul Fitri Dalam Masa Penyekapan
24 May 2020, 19:09.

Infografis: Middle East Monitor
PALESTINA (Middle East Monitor) – Para tawanan perempuan Palestina yang disekap di penjara-penjara ‘Israel’ begitu bersemangat menunggu hari Idul Fitri untuk mendengar suara orang-orang tersayang mereka.
Dihalangi bertemu kerabat dan pengacara mereka selama tiga bulan terakhir sejak mewabahnya Covid-19, sebuah stasiun radio Palestina dalam program “suara para tawanan” akan menyiarkan pesan suara anggota keluarga tahanan
Menurut Palestinian Prisoner Society (PPS), 38 tawanan wanita disekap di Penjara Damon. Sepertiga dari mereka adalah para ibu.
Mantan tawanan mengenang bahwa siaran radio ini pada sore hari setiap Idul Fitri menciptakan suasana emosional di dalam penjara.
Haifa Abu-Sbeih, 42, yang menghabiskan satu setengah tahun di penjara ingat bahwa siaran itu membawa kenyamanan sekaligus kemarahan.
Nisreen Abu-Kmail, 46, dari Gaza merayakan Idul Fitri di balik jeruji sejak Oktober 2015, sejak penyekapannya.
Selama enam tahun terakhir, tidak ada seorang pun dari keluarganya yang diizinkan untuk mengunjunginya. Satu-satunya koneksi dengan keluarga adalah siaran radio ini pada hari Idul Fitri.
Haifa, yang menghabiskan hari Idul Fitri terakhir bersama Nisreen, mengenang bahwa ketika Nisreen mendengar suara anak bungsunya, Ahmed, di siaran udara, dia tampak sangat bahagia tetapi juga tidak merasa terhibur.
“Matanya terpejam, menikmati saat itu dengan sukacita, tetapi juga penuh dengan kesedihan, rasa sakit, dan kerinduan,” kata Haifa.
Berbicara kepada Anadolu Agncy, Haifa mengatakan meskipun Idul Fitri di dalam penjara sama sekali tidak memiliki kemeriahan dan keriangan, para tawanan mencoba yang terbaik untuk merayakannya dengan semangat, yang tetap dibumbui rasa takut.
Haifa ingat bahwa meskipun ada pembatasan ketat, para tawanan berupaya “mencari-cari” momen bahagia pada hari ini untuk menghibur jiwa mereka.
Sebagai bagian dari peningkatan pembatasan, para tahanan di penjara Al-Damon ‘Israel’ tidak diizinkan untuk shalat Idul Fitri sejak tahun lalu.
Tetapi para tahanan menggunakan saat itu untuk berkumpul di halaman ketika mereka dibawa keluar untuk berhitung; sebagai momen saling menyapa. (Middle East Monitor)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
