Hamas: “Isu Perlucutan Senjata Hamas Upaya Alihkan Perhatian dari Kejahatan Perang Zionis!”
31 January 2026, 08:19.

Foto: PIC
GAZA (PIC) – Juru bicara Hamas di Gaza, Hazem Qassem, menegaskan bahwa persoalan senjata pejuang perlawanan merupakan urusan internal Palestina; yang hanya dapat diselesaikan melalui dialog nasional dan konsensus politik.
Dalam pernyataannya, Kamis (29/1/2026), Qassem menekankan bahwa prioritas utama saat ini adalah mengakhiri kehadiran militer penjajah zionis ‘Israel’ di wilayah Gaza, bukan memaksakan agenda perlucutan senjata.
Qassem menilai seruan penjajah ‘Israel’ yang terus-menerus menuntut perlucutan senjata Hamas bertujuan mengalihkan perhatian dari kejahatan perang ‘Israel’.
Ia menegaskan bahwa senjata ‘Israel’, dengan dukungan Amerika Serikat, digunakan untuk menghancurkan Gaza, mengepung penduduknya, dan memaksakan kelaparan sistematis selama dua tahun terakhir.
Ia juga mengkritik tajam pernyataan gembong zionis Benjamin Netanyahu yang menyebut perlucutan senjata Gaza sebagai fokus fase kedua gencatan senjata, alih-alih agenda rekonstruksi.
Menurut Qassem, sikap tersebut merupakan pelanggaran jelas terhadap kesepakatan gencatan senjata, yang disampaikan Netanyahu awal pekan ini setelah ditemukannya mayat serdadu ‘Israel’ Ran Gvili di Gaza.
Qassem menambahkan bahwa upaya zionis mengubah jadwal perjanjian didorong oleh kepentingan politik domestik Netanyahu dan perpecahan internal penjajah.
Langkah itu merupakan pelanggaran terang-terangan yang bertujuan mempertahankan koalisi kekuasaan, dengan mengorbankan komitmen terhadap perjanjian yang telah disepakati.
Terkait senjata pejuang perlawanan, Qassem menegaskan bahwa mediator belum mengangkat isu tersebut dan tidak ada proposal komprehensif yang diajukan.
Ia menekankan bahwa fase gencatan senjata saat ini harus difokuskan pada pembukaan pelintasan, masuknya bantuan kemanusiaan tanpa hambatan, dimulainya rekonstruksi, serta penarikan penuh pasukan zionis dari wilayah Gaza. (PIC)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
