9,5 Juta Warga Sudan Terpaksa Mengungsi: Krisis Kian Mengkhawatirkan, Anak-Anak Paling Terdampak
1 February 2026, 10:48.

Foto: Anadolu Agency
ISTANBUL (Anadolu Agency) – UNICEF menyatakan bahwa Sudan kini menjadi krisis pengungsian internal terbesar di dunia.
Diperkirakan 9,5 juta orang terpaksa mengungsi di 18 negara bagian seiring konflik bersenjata yang telah berlangsung hampir tiga tahun, tanpa tanda-tanda mereda.
Kamis (29/1/2026), UNICEF menegaskan bahwa anak-anak Sudan menjadi kelompok paling terdampak.
Selama hampir tiga tahun, mereka menghadapi krisis kemanusiaan yang kian memburuk akibat kekerasan berkepanjangan, pengungsian massal, wabah penyakit, serta kelaparan yang meluas.
UNICEF menyatakan tetap beroperasi di lapangan bersama para mitra untuk memberikan layanan darurat bagi anak-anak dan keluarga terdampak.
Bantuan tersebut meliputi layanan kesehatan dan gizi, penyediaan air bersih, dukungan kesehatan mental dan psikososial, serta akses terhadap pendidikan darurat.
Namun, badan PBB itu memperingatkan bahwa krisis Sudan masih sangat kurang mendapat perhatian dunia dan mengalami kekurangan dana yang kritis.
Kondisi ini secara signifikan membatasi kemampuan lembaga kemanusiaan untuk merespons kebutuhan yang terus meningkat di tengah situasi yang semakin kompleks.
UNICEF menekankan bahwa tanpa upaya serius untuk mencapai perdamaian dan stabilitas berkelanjutan, penderitaan anak-anak Sudan akan terus berlanjut.
Sejak 15 April 2023, perang antara militer Sudan dan kelompok paramiliter Rapid Support Forces (RSF) telah menewaskan ribuan orang. Sementara itu, upaya mediasi regional dan internasional sejauh ini gagal menghentikan konflik. (Anadolu Agency)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
