Penjajah Zionis ‘Israel’ Bunuh Tiga Warga Gaza di Awal Bulan Ramadan
19 February 2026, 19:32.

Foto: PIC
GAZA (PIC | Middle East Monitor) – Tiga warga Palestina tewas akibat serangan penjajah zionis pada hari Rabu (18/2/2026) di Khan Yunis.
Pembunuhan itu terjadi seiring berlanjutnya pelanggaran gencatan senjata di Gaza melalui serangan udara, darat, dan laut di berbagai wilayah, bertepatan dengan hari pertama bulan suci Ramadan di kawasan tersebut.
Kompleks Medis Nasser mengumumkan bahwa satu orang tewas akibat tembakan penjajah di daerah tempat serdadu ‘Israel’ ditempatkan di sebelah timur Khan Yunis.
Sebelumnya, rumah sakit tersebut melaporkan bahwa dua warga Palestina tewas akibat tembakan penjajah di dekat posisi militer zionis di daerah Bani Suheila, sebelah timur Khan Yunis di Gaza selatan.
Sumber lokal mengidentifikasi salah satu korban sebagai Mohannad Jamal Mohammad Al-Najjar, 20 tahun, yang ditembak di dekat Bundaran Bani Suheila di sebelah timur kota.
Artileri ‘Israel’ menembaki lingkungan timur Kota Gaza, bersamaan dengan penghancuran bangunan tempat tinggal baru di Beit Hanoun di Jalur Gaza utara.
Di selatan, serangkaian serangan udara ‘Israel’ menargetkan daerah-daerah di Khan Yunis dan Rafah, disertai dengan pesawat tempur yang terbang rendah.
Artileri juga menghantam Khan Yunis bagian timur, sementara tank-tank penjajah dilaporkan melepaskan tembakan hebat ke arah bagian timur kota.
Penduduk Gaza memulai bulan suci Ramadan di tengah pelanggaran harian yang terus berlanjut sejak gencatan senjata diberlakukan.
Ribuan keluarga masih mengalami kekurangan makanan dan kebutuhan pokok yang parah. PBB sebelumnya telah memperingatkan bahwa kelaparan telah menyebar di beberapa bagian wilayah tersebut dalam beberapa bulan terakhir.
Menurut sumber-sumber Palestina, pelanggaran penjajah zionis sejak awal gencatan senjata telah menewaskan 634 warga Palestina, termasuk 195 anak-anak dan 84 perempuan, dan melukai 1.630 lainnya.
Hamas: ‘Israel’ Lakukan Pembataian Jelang Pertemuan “Board of Peace”
Sebelumnya, Gerakan Hamas mengatakan penjajah zionis terus melakukan pembantaian terhadap warga Palestina di Gaza.
“Eskalasi kriminal ini terjadi menjelang pertemuan ‘Board of Peace’ yang akan datang, sebagai upaya menciptakan kondisi mematikan di lapangan dan mengirim pesan bahwa semua upaya menjaga ketenangan di Gaza tidak berarti apa-apa,” kata juru bicara Hamas Hazem Qasem.
“’Israel’ menunjukkan ambisinya untuk terus melanjutkan agresi, meski ada seruan dari berbagai pihak agar menghormati kesepakatan gencatan senjata,” ujarnya.
Qasem mendesak BoP untuk memberikan tekanan kepada ‘Israel’ agar menghentikan pelanggaran yang berulang dan segera melaksanakan kesepakatan tanpa penundaan maupun alasan.
Sementara itu, sedikitnya 11 warga Palestina dilaporkan tewas dan sejumlah lainnya terluka akibat serangkaian serangan udara yang dilancarkan pesawat tempur ‘Israel’ di berbagai wilayah Gaza pada Ahad (15/2/2026).
Trump Klaim BoP Siapkan US$5 Miliar untuk Rekonstruksi Gaza
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengklaim negara-negara anggota BoP akan mengumumkan komitmen bantuan lebih dari US$5 miliar untuk rekonstruksi Gaza, serta penugasan ribuan personel bagi pasukan stabilisasi internasional yang direncanakan. Pengumuman itu dijadwalkan pada pertemuan Kamis (19/2/2026) di Washington, lapor Anadolu Agency.
“Pada 19 Februari 2026, saya kembali akan bertemu dengan anggota Dewan Perdamaian di Donald J. Trump Institute of Peace di Washington, D.C., untuk mengumumkan bahwa negara-negara anggota telah menjanjikan lebih dari US$5 miliar bagi upaya kemanusiaan dan rekonstruksi Gaza,” tulis Trump di platform media sosialnya, Truth Social.
Trump menambahkan, negara-negara anggota juga telah berkomitmen mengerahkan ribuan personel untuk Pasukan Stabilisasi Internasional dan kepolisian lokal guna menjaga keamanan dan perdamaian bagi warga Gaza.
Sementara itu, Gedung Putih bulan lalu mengumumkan pembentukan Komite Nasional ‘teknokratis’ untuk Administrasi Gaza.
Komite ini ditugaskan mengawasi proses transisi kekuasaan sebagai bagian dari rencana 20 poin Trump untuk wilayah yang hancur akibat agresi genosida tersebut. (PIC | Middle East Monitor)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
