Tanahnya Dirampas Zionis, Saudi Diam
5 December 2012, 20:43.

Dua pulau Saudi yang disewa Mesir lalu dirampas zionis sejak tahun 1967. foto: Gholami
JAKARTA, Rabu (SahabatAlAqsha.com): Arab Saudi dan negara-negara Barat bungkam selama 45 tahun atas perampasan dua pulau di Barat Saudi oleh penjajah zionis ‘Israel’. Kedua pulau di pangkal Laut Merah itu, pulau Tiran dan Sanafir, diduduki oleh zionis sejak 1967.
Seperti diulas oleh Occupied Palestine, kedua pulau itu berada di ujung Selatan Teluk Aqabah dan mengarah ke Laut Merah. Pulau Tiran memiliki luas sekitar 80 kilometer persegi dan terletak di dekat Selat Tiran. Sementara pulau Sanafir luasnya sekitar 33 kilometer persegi berada di Timur pulau Tiran.
Kedua pulau itu disewakan oleh Arab Saudi kepada Presiden Mesir masa itu Gamal Abdel Nasser dan dipakai sebagai tempat logistik selama perang enam hari melawan pasukan zionis pada 1967. Namun sejak kekalahan Mesir, pulau itu dirampas dan dikuasai oleh rezim Yahudi di Tel Aviv. Selat Tiran yang kini dalam penguasaan Tel Aviv memiliki peran strategis karena menjadi satu-satunya akses langsung zionis menuju Laut Mati.
Seperti dikutip situs Islam Times, pelabuhan Elat yang terletak di Teluk Aqabah sangat strategis bagi zionis karena sebagian besar kegiatan ekspor dan impor dilakukan zionis melalui pelabuhan ini. Pelabuhan Elat menjadi penghubung zionis dengan pesisir Timur dan Selatan Afrika serta negara-negara Selatan dan Barat Daya Asia.
Pelabuhan ini dihubungkan dengan pelabuhan Asqalan yang bersebelahan dengan Gaza di pesisir Timur Laut Mediterania, lewat jalur pipa minyak dan jalur darat. Dengan menguasai pelabuhan ini, zionis sudah tidak lagi memerlukan Terusan Suez.* (MR/ Sahabat al-Aqsha)

Pangeran Salman bin Abdul Aziz dari Saudi sedang berjoget dengan bekas Presiden AS George W. Bush. foto: c77c
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
