Trauma Psikologis Anak-anak Gaza Meningkat

26 January 2013, 09:43.

Anak-anak Gaza mengalami trauma dari perang ke perang. foto: Embraceme

JAKARTA, Sabtu (SahabatAlAqsha.com): Badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) menyatakan, trauma psikologis warga Gaza meningkat setelah serangan zionis di Jalur Gaza pada Nopember 2012 lalu. Sejak Operasi Pilar Awan selama delapan hari di Jalur Gaza, UNRWA merawat sekitar 42% pasien dengan trauma psikologis yang baru berusia di bawah sembilan tahun.

Angka tersebut, menurut direktur program kesehatan UNRWA, Akihiro Seita, menunjukkan kenaikan signifikan dalam masalah kesehatan mental. “Semua ibu yang saya temui di pusat kesehatan UNRWA mengatakan anak-anak mereka menunjukkan sikap yang berbeda, setelah perang Nopember itu. Beberapa di antaranya mengatakan tidak bisa tidur, tidak bisa makan dengan tenang dan bahkan ada yang tidak mau bicara sama sekali,” ujar Seita, seperti dikutip dari Maan News.

Pada Desember 2012, setelah melakukan penilaian psikososial terhadap anak-anak di Gaza, UNRWA menemukan bahwa 91% dari mereka mengalami kesulitan tidur sementara 84% responden terlihat dalam kondisi bingung.* (MR/ Sahabat al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Aneh Tapi Nyata! Bayi Satu Tahun Ditangkap Zionis ‘Israel’
Delapan Remaja Beit Umar Disekap di Penjara dan Dilarang Sekolah »