Laporan Komisaris PBB: ‘Tangisan Pengungsi Palestina Dianggap Angin Lalu’

10 March 2014, 17:15.
Ribuan pengungsi Palestina di Yarmouk saat antre makanan Januari 2014 lalu. foto: UNRWA

Ribuan pengungsi Palestina di Yarmouk saat antre makanan Januari 2014 lalu. foto: UNRWA

DAMASKUS, Senin (Middle East Monitor): Komisaris Jenderal Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), Filippo Grandi, menulis sebuah laporan berjudul “Palestinian Cries Fall on Deaf Ears (Tangisan Pengungsi Palestina Dianggap Angin Lalu)” mengenai kunjungannya ke kamp Yarmouk, Suriah. Grandi melaporkan, tangisan ribuan orang terkepung di area seluas dua kilometer persegi bernama kamp Yarmouk tampaknya dianggap sunyi oleh telinga-telinga tuli di dunia internasional.

“Mereka tidak punya siapa-siapa. Harapan mereka telah musna, karena ketidakmampuan dunia internasional menerobos pengepungan di kamp Yarmouk. Pengepungan yang berkepanjangan, tidak adanya bantuan kemanusiaan yang masuk, krisis makanan dan air yang semakin parah, menyebabkan para pengungsi Palestina bertanya-tanya, ‘Apa yang harus kami lakukan? Ke mana kami harus pergi?’ Pertanyaan ini harus segera kita jawab,” kata Grandi.

Saat ini, pintu masuk dan keluar kamp Yarmouk dikuasai oleh pihak yang bertikai. Kamp tersebut telah disegel seluruhnya pada September 2013 sampai 18 Januari 2014 ketika sedikit makanan sempat diizinkan masuk.

Grandi juga melaporkan  banyak pengungsi Palestina yang mencoba melarikan diri dengan perahu, akhirnya kehilangan nyawa di tengah laut. Pada musim gugur lalu, ratusan pengungsi mencoba mencapai Eropa tetapi tenggelam dalam perjalanan. “Para pengungsi tersebut tidak tahan lagi, mereka hanya ingin anak-anak mereka dapat hidup bermartabat. Kita harus mendengar dan menjawab tangisan mereka,” kata Grandi.

Laporan lengkap “Palestinian Cries Fall on Deaf Ears (Tangisan Pengungsi Palestina Dianggap Angin Lalu)” bisa dibaca di https://www.middleeastmonitor.com/downloads/reports/20140301_PalestinianCriesFallOnDeafEars-web.pdf * (Middle East Monitor)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina - Suriah

« Khan Al-Ahmar, Sekolah Palestina yang Terancam Dihancurkan Zionis
Rafah Ditutup Total, Keselamatan Ratusan Pasien di Gaza Terancam »