Serdadu Zionis Larang Renovasi Rumah di Al-Khalil, Tangkap Arsitek dan Pekerjanya
26 February 2016, 16:39.

Foto: MaanImages
AL-KHALIL, Jum’at (Ma’an News Agency): Pasukan Zionis kemarin (25/2) menghentikan para pekerja yang tengah merenovasi rumah warga Palestina di Kota Tua Al-Khalil, menyerang dan menahan dua orang. Pemilik rumah, Nidal a-Uwaiwi mengatakan pada Ma’an bahwa serdadu Zionis “menyerang sekelompok pekerja” dan melarang mereka merenovasi rumahnya yang berlokasi di Abraham Avenue di pusat Kota Tua. Menurut Al-Uwaiwi, mereka yang ditahan adalah arsitek Palestina Baraa Dufash dan pekerja Yusif Abu Aker. Mereka ditangkap saat sedang bekerja dan penjajah menyatakan keduanya “mengganggu para pemukim ilegal Yahudi”.
Kota Tua Al-Khalil dinyatakan sebagai “zona militer tertutup” oleh tentara Zionis sejak November lalu dan seluruh warga Palestina yang tidak bertempat tinggal di sana dilarang memasuki area tersebut. Meski bertempat tinggal di Kota Tua pun, warga Palestina diwajibkan terdaftar dalam sistem angka agar bisa melewati sekitar 17 pos pemeriksaan militer yang menyilang di wilayah tersebut.
Tentu saja kesulitan seperti itu tak dialami pemukim ilegal Yahudi. Sekitar 800 pemukim ilegal Yahudi yang tinggal di wilayah tersebut bisa bebas bergerak ke mana pun. Meskipun berlokasi di pusat kota Al-Khalil, yang berada di bawah yurisdiksi Palestina, Kota Tua terletak di wilayah yang ditetapkan sebagai “H2” dan sepenuhnya di bawah kendali militer Zionis.
Sekitar 40.000 warga Palestina di wilayah H2 sering melaporkan dan menjadi korban perlakuan kejam para pemukim ilegal Yahudi yang berupaya menekan penduduk Palestina agar keluar dari Kota Tua, serta berbagai batasan berat yang diberlakukan militer Zionis untuk melarang warga Palestina melakukan aktivitas harian mereka.* (Ma’an News Agency | Sahabat Al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
