Sidang Lanjutan Kasus Genosida terhadap Warga Rohingya Akan Digelar 21 Februari

17 January 2022, 19:22.

GAMBIA (Reuters) – Sidang audiensi lanjutan atas kasus genosida terhadap warga Rohingya akan digelar pada tanggal 21 Februari mendatang, sebut Jaksa Agung Gambia, Jum’at (14/1/2022).

Dawda Jallow, Jaksa Agung negara yang menggugat Myanmar atas kasus tersebut mengatakan, sidang audiensi hibrida akan diselenggarakan pada tanggal 21 Februari 2022.

Yang dimaksud hibrida adalah prosedur di mana sebagian peserta sidang akan datang langsung dan sebagian lainnya hadir melalui daring sebagai langkah pencegahan wabah Covid-19.

Jallow juga mengatakan bahwa Myanmar tidak akan lagi diwakili Aung San Suu Kyi, yang sebelumnya terlibat pada sidang audiensi pada Desember 2019.

Terjadi kudeta di Myanmar pada Februari 2021 oleh militer, yang menggulingkan pemerintahan sipil Suu Kyi.

Rohingya merupakan etnis Muslim minoritas di Myanmar yang telah mengalami genosida selama puluhan tahun.

Hak-hak mereka sebagai warga negara, bahkan sebagai manusia, pun direnggut.

Puncaknya pada Agustus 2017, mereka mengalami pembantaian massal oleh militer Myanmar.

Satu juta lebih warga Rohingya menyelamatkan diri ke negara tetangga, terutama Bangladesh, hingga saat ini.

Sidang lanjutan ini akan menitikberatkan pada pembuktian genosida yang dilakukan Myanmar. (Reuters)

 

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Hamas: “Perlawanan di Naqab Buktikan Ketidakmampuan Penjajah Kalahkan Rakyat Palestina”
Polisi Bangladesh Tangkap Saudara Tiri Pemimpin Kelompok Bersenjata ARSA »